SIKSA KUBUR TELAH MENANTI
Home/Artikel / SIKSA KUBUR TELAH MENANTI
SIKSA KUBUR TELAH MENANTI

Kematian itu bukanlah akhir segalanya. Bahkan, kematian itu adalah awal hidup abadi yang sebenarnya di negeri akhirat. Surga atau Neraka, itulah tempat tinggal terakhir bagi setiap manusia…

Imam Ibnul Jauzi رحمه الله berkata :

ويحك تدبَّر أمرك قبل أن تنزل قبرك، ما أكثر ذنوبَك وما أقبح عيوبَك !

"Celakalah engkau, renungilah urusanmu sebelum engkau singgah di kuburanmu. Alangkah banyaknya dosa-dosamu, dan alangkah jeleknya aib-aibmu" (Nasiimus Sahr wa Manzhuumud Duror 62)

انْظُر حالك الَّذِي أَنْت عَلَيْهِ إِن كَانَ يصلح للْمَوْت والقبر فتمادى عَلَيْهِ وَإِن كَانَ لَا يَصح لهذين فتب إِلَى الله تَعَالَى مِنْهَا وأرجع إِلَى مَا يصلح

"Perhatikan keadaanmu pada saat ini !!! Jika dia sudah baik untuk (menghadapi saat) kematian & juga alam kubur maka teruskan !!! Namun apabila keadaannya belum baik untuk menghadapi keduanya, maka taubatlah kepada Allah Ta'ala dari keadaan pada saat ini, & kembalilah utk memperbaikinya!" (Bustaanul Waa'izhiin hal 193-194)

Imam al-'Utsaimin رحمه الله berkata :
"Wajib atas seseorang segera bertaubat, karena dia itu tidak tahu kapan kematian tiba-tiba datang. Berapa banyaknya dari manusia yang telah mati dalam keadaan tiba-tiba dan sangat mengejutkan. Maka bertaubatlah kpd Allah sebelum datang waktunya penyesalan" (Syarah Riyadhus Shalihin II/133)

Ketika berita kematian itu silih berganti…
Jenazah diantar hilir mudik setiap hari…
Belumkah tergerak untuk perbaiki diri…?
Perbanyaklah bertaubat sebelum mati…!
Ketahuilah, siksa kubur telah menanti…!

Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata :

كان أكثر أصحاب القبور معذَّبين، و الفائزُ منهم قليل، فظواهر القبور تراب، و بواطنها حسرات و عذاب، ظواهرُها بالتراب و الحجارة المنقوشة مَبْنِيَّات، و في باطنها الدواهي و البَلِيَّات

"Kebanyakan penghuni kubur itu disiksa, sedang yang selamat darinya sangatlah sedikit. Maka yang tampak dari kuburan adalah tanah, sedang yang di dalamnya adalah kerugian (penyesalan), dan juga siksaan. Tampak dari luar adalah tanah, serta batu-batu yang diukir, sedangkan di dalamnya musibah dan bencana" (Ar-Ruh hal 229)

🌐 Sumber Artikel : 🌀TEGAR DI ATAS SUNNAH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *