Bahagia Tanpa Riba
Home/Artikel / Bahagia Tanpa Riba
Bahagia Tanpa Riba

tahun berlalu..
bulan berubah..
hari pun berganti..
namun mengapa kita tak juga memperbaiki diri..

masih larut tenggelam dalam jerat riba..
bahkan dipermudah dalam bentuk hutang yang tertunda..
padahal..

A. Yang Teringan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اَلرِّبَا ثَلاَثَةُ وَ سَبْعُوْنَ بَابً بَابًا أَيْسَرُهَا مِثْلُ أَنْ يَنْكِحَ الرَّجُلُ أُمَّهُ

Riba memiliki tujuh puluh tiga pintu..

Dosa riba yang paling ringan semisal dosa orang yang menzinahi ibunya sendiri..”

(Shahih, HR. Hakim: 2259, Shahih al-Jami’ 5852 al-Albani)

B. Tanpa Riba.

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,.

مَا أَحَدٌ أَكْثَرَ مِنَ الرِّبَا إِلاَّ كَانَ عَاقِبَةُ أَمْرِهِ إِلَى قِلَّةٍ

“Tidaklah seseorang memperbanyak harta riba melainkan akhir akibatnya akan sedikit..” (Shahih; HR Ibnu Majah: 2279, Shahih ash-Shaghir: 5518)

Lihat kembali perabotan di rumah..
Lirik lagi mobil dan barang-barang yang ada..

Adakah kita memperbanyak harta riba di sekeliling diri..?

Jangan katakan bahwa itu adalah darurat yang akan menyebabkan kematian bila tidak kita miliki..

Harta riba, walau nampak banyak namun akhir kesudahannya akan sedikit..

Sedikit dari sisi jumlah..
Dan pastinya tiada lagi barokah..

Walau hidup sederhana apa adanya..
Tersenyum bahagialah tanpa riba..

@sahabatilmu

Leave a Reply

Your email address will not be published.