RENUNGAN SEBELUM MERAYAKAN TAHUN BARU
Home/Artikel / RENUNGAN SEBELUM MERAYAKAN TAHUN BARU
RENUNGAN SEBELUM MERAYAKAN TAHUN BARU

๐ŸŒ€ 1. Dalam penelitian sejarah, ternyata perayaan tahun baru pertama kali dilakukan oleh Julius Caesar tahun 45 atau 46 SM (sebelum masehi), setelah dia diangkat menjadi Kaisar bangsa Romawi.

๐ŸŒ€ 2. Di dalam Islam, hari raya tahunan hanya ada dua: Idul Fitri dan Idul Adha.

๐ŸŒ€ 3. Islam melarang pemeluknya mengikuti non muslim dari kalangan Yahudi, Nashoro, Majusi, dan lain-lain dalam hal pakaian, perayaan, dan lain-lain.

๐ŸŒ€ 4. Orang di belahan eropa dari kalangan Nashoro, Yahudi, Majusi, dan lain-lain merayakan tahun baru dengan berbagai macam kegiatan, di antaranya:

๐ŸŽบ- meniup terompet (kebiasaan Yahudi),
๐Ÿ”•- memukul lonceng (kebiasaan Nashoro),
๐ŸŽ†- menyalakan kembang api (api simbol Majusi dan tuhan mereka),
๐Ÿบ- minum minuman keras,
๐ŸŒƒ- keluar rumah memenuhi jalanan, halaman, pantai, dan lain-lain,
๐Ÿšซ- dan lain-lain.

๐ŸŒ€ 5. Beberapa kemungkaran pada perayaan tahun baru:

  • meninggalkan sholat, khususnya sholat Subuh,
  • begadang tanpa ada manfaat,
  • mengganggu orang lain,
  • minum-minuman keras, ganja, dan lain-lain,
  • zina mata, telinga, tangan, kaki, hati, bahkan zina sesungguhnya,
  • campur baur laki-laki dan wanita,
  • mengumbar nafsu syahwat,
  • dan lain-lain.

๐ŸŒ€ 6. Jika perayaan tersebut baik, niscaya telah dijelaskan di dalam Islam. Namun realitanya perayaan tersebut bukan dari Islam.

๐ŸŒ€ 7. Merayakan tahun baru berarti mengikuti kebiasaan non muslim yang merupakan musuh Allah.

๐ŸŒ€ 8. Jika masih merayakannya, apa faidah dari membaca Al-Fatihah yang di dalamnya terdapat doa memohon petunjuk kepada jalan yang lurus, "yaitu jalan orang yang diberi kenikmatan (kaum muslimin), bukan jalannya orang yang dimurkai (Yahudi), dan bukan orang yang sesat (Nashoro)." Apa faedah doa tanpa usaha?

๐ŸŒ€ 9. "Amalan tergantung akhirnya". Kematian bisa datang kapan saja, hendaknya kita khawatir bila ikut merayakan tahun baru, ternyata Malakul Maut datang menghampiri kita di jalanan, mati dalam keadaan melakukan tradisi non muslim, ikut merayakan hari istimewa musuh-musuh Allah, mati dalam keadaan su'ul khotimah. Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.

๐ŸŒ€ 10. Hendaknya hari-hari yang ada sepanjang tahun diisi dengan kebaikan, bukan dengan kemungkaran dan kemaksiatan. Ingat, "ada dua nikmat yang banyak dilalaikan manusia: nikmat sehat dan waktu luang."

๐ŸŒ€ 11. Sudahkah kita masuk ke dalam Islam secara kaaffah?!

Sekedar nasihat yang bisa ditolak atau diterima. Namun masing-masing ada konsekuensinya.

Semoga Allah merahmati siapa saja yang mengambil manfaat dari ucapan yang baik dan mengamalkannya. Semoga bermanfaat. Aamiin.

๐Ÿ  ICC DAMMAM KSA

Leave a Reply

Your email address will not be published.